Skip to content

Penyair yang Tertukar

Sapardi Djoko Damono

Kebetulan lagi niat browsing sastrawan Indonesia akhir-akhir ini. Dan salah satu sastrawan yang kuperhatikan adalah Sapardi Djoko Damono, terutama puisi beliau yang berjudul Aku Ingin. Kayaknya puisi ini sudah terkenal dan sering dipakai jadi bahan gombalan publik sehingga posisinya jadi mirip-mirip pantun yang tidak jelas siapa pengarangnya.

Jadi waktu aku nyari teks puisi ini di sini, aku nemu sesuatu yang mengharukan menyedihkan, sekaligus nggapleki.

Pertama-tama, ini puisinya:

Aku Ingin

(Sapardi Djoko Damono)

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana;
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Sekarang, mari kita baca komentar-komentarnya:

kayanya
itu puisi kahlil gibran…

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…” (Kahlil Gibran)

Kahlil Gibran lahir di Beshari, Lebanon 6 Januari 1883. Lalu Pak Sapardi kapan lahirnya.. ? Puisi Aku Inginnya Pak Sapardi Itu bukan mirip lagi, tetapi persis sama dengan karya Kahlil Gibran..? Pak Sapardi spt Malon aja suka klaim karya orang.., jangan2 puisinya yg lain begitu juga.. walahualam.

Cetak tebal dari yang nulis postingan ini.

Reaksi spontan:

_________
Gambar Pak Sapardi diambil dari media.isnet.org.
Gambar Profesor Farnsworth diambil dari knowyourmeme.com.

Published inThoughts

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

In word we trust